
Mandailing Natal – Semangat menjaga kelestarian alam terus tumbuh di kalangan masyarakat. Ratusan warga bersama komunitas lingkungan, pelajar, dan aparat pemerintah daerah menggelar Gerakan Bersih Sungai Mandailing Natal di aliran Sungai Batang Gadis, Minggu (20/10/2025).
Daftar Isi
Aksi ini merupakan bagian dari kampanye “Madina Hijau dan Bersih” yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mandailing Natal. Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan ekosistem air dari ancaman sampah plastik serta limbah rumah tangga.
“Kami ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Sungai Batang Gadis adalah sumber kehidupan bagi warga, dan kelestariannya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kepala DLH Mandailing Natal, Nurhayati Nasution, saat membuka kegiatan tersebut.
Selain membersihkan sampah, peserta juga menanam ratusan bibit pohon bambu di tepi sungai untuk mencegah erosi dan memperkuat tebing. Para relawan dari sekolah menengah dan komunitas pecinta alam turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut.
Menurut data DLH Mandailing Natal (2025), sekitar 60% sungai di wilayah ini mengalami penurunan kualitas air akibat limbah rumah tangga dan aktivitas pertambangan. Dengan kegiatan seperti ini, pemerintah berharap tingkat kesadaran publik akan pentingnya menjaga lingkungan dapat meningkat secara signifikan.
“Gerakan Bersih Sungai ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi awal dari komitmen nyata untuk menjaga keseimbangan alam di Mandailing Natal,” tambah Nurhayati.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera II, yang berencana melakukan program monitoring kualitas air secara berkala di beberapa titik utama aliran Sungai Batang Gadis.
Kesimpulan Gerakan Bersih Sungai Batang Gadis
Gerakan Bersih Sungai Batang Gadis 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan Mandailing Natal. Dengan langkah sederhana seperti membersihkan sungai dan menanam pohon, keberlanjutan alam dapat tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Sumber Rujukan Resmi
- Balai Wilayah Sungai Sumatera II — Halaman resmi tugas-fungsi dan peran lembaga dalam pengelolaan sumber daya air (termasuk wilayah aliran sungai seperti Sungai Batang Gadis) : sda.pu.go.id/
- Penelitian “Karakteristik Fisik Sub-DAS Batang Gadis, Mandailing Natal” di wilayah studi lokal : media.neliti.com
- Artikel penelitian “Pencemaran Pestisida pada Sungai Batang Gadis, Mandailing Natal” : Jurnal UHAMKA

